ber-TAKAKURA bareng AIPL (Asosiasi Ibu Peduli Lingkungan Kota Bandung)

Nggak ada kuliah pagi, tapi jam 8 udah harus dateng ke kampus, sebenernya agak males. Hehehe… Tapi, berhubung demi pelatihan pembuatan kompos-Takakura, saya meluncur juga ke Gerbang Belakang Kampus Ganesha.  Sampe di TKP baru ada Bambang dan Detta.  Hmmm… ada feeling nggak enak nih.  Dan yap, ternyata jam 10 kita baru bisa ke tempat pembuatan komposnya.  Ya, saya sih gapapa.  Kebetulan, saya juga belom sarapan, jadi ada waktu buat sarapan dulu.

Setelah mengisi amunisi di KBL sambil ngobrol lalala…. demi membunuh waktu, akhirnya jam setengah 10 teng baru meluncur ke PAU, mau motokopi dulu.  Sekitar jam 10 baru akhirnya kita meluncur ke tempat pembuatan kompos-Takakura.  Ternyata tempatnya di Kebon Kembang.  Tempat pembuatan kompos-Takakura ini digalakkan oleh AIPL (Asosiasi Ibu Peduli Lingkungan Kota Bandung), dengan lokasi persisnya di Jalan Kebon Kembang Gg. Pancasila 12.

Slogan yang diusung pun cukup yahud dan menarik, ‘Mengkompos tidak pernah semudah dengan Keranjang Takakura’–’Solusi untuk Pengolahan Sampah Organik di Rumah Anda’.  Two Thumbs up, deh!

Kita bertujuh (saya, Bambang, Aldi, Azis, Lau, Nessy, dan Sapi) disambut hangat oleh ibu-ibu AIPL.  Kebetulan salah satu ibu AIPL juga memang Uwa’nya si Aldi.  Kita diajarin cara pembuatan kompos Takakura secara detail.  Wah, seru banget! Apalagi setelah ngeliyat hasil kerajinan tangan olahan dari sampah bungkus kopi, mi instan, dll yang disulap menjadi berbagai produk cantik, mulai dari mouse pad, kantong HP, tas, dll.  Asliiii….canggih abis!  Si Bambang aja sampe kepengen belajar gitu. Hehehe…

Next time kalo ada waktu dan kesempatan pengen balik ke sana lagi deh.  Kalo si Musa si enak banget, tinggal ngesot aja, soalnya di seberang serong kosan dia.

February 4, 2010. Uncategorized. 3 comments.

Selangkah Mengenal Teknik Industri Lebih Dekat

Kebanyakan orang mengatakan bahwa Teknik Industri adalah jurusan gado-gado. Di ITB sendiri, Teknik Industri dianggap sebagai program studi yang tidak jelas.  Hal tersebut diakibatkan produk yang dihasilkan tidak dengan mudah untuk dibayangkan.  Selain itu, karena Teknik Industri mempelajari berbagai aspek ilmu, maka tidak heran bila disebut gado-gado.  Akan tetapi, bukan berarti keilmuan Teknik Industri tidak jelas, karena ilmu yang dipelajari di TI tetap berakar pada keilmuan teknik, yaitu desain.  Namun, benda yang dirancang bukanlah benda nyata seperti mobil, gedung, dan sebagainya, melainkan suatu sistem terintegrasi yang terdiri dari mesin, material, energi, informasi, dan manusia.

Seorang sarjana Teknik Industri mempunyai prospek kerja yang cukup luas.  Namun, seorang sarjana Teknik Industri yang lulus dengan predikat cum laude tentunya akan  lebih berpeluang untuk mendapatkan pekerjaan yang bonafit. Beberapa prospek kerja sarjana TI di antaranya :

  1. Bidang Produksi/ operasi dan penjaminan mutu

Lulusan TI dibutuhkan untuk menangani perencanaan dan pengendalian produksi, kualitas, pengembangan sistem manajemen kualitas.  Hal ini dibutuhkan oleh hampir semua perusahaan, khususnya perusahaan manufaktur, seperti PT Rekayasa Indonesia, Toyota Astra Motor, PT Krakatau Steel, dan lain-lain.

Kolaborasi : Di bidang ini sarjana TI akan berkolaborasi dengan berbagai sarjana dari keilmuan lainnya, di antaranya Elektro, Teknik Kimia, Teknik Mesin, Teknik Material, Teknik Metalurgi, Teknik Fisika, Desain Produk, dan sebagainya.

  1. Bidang pemasaran

Dalam bidang ini, lulusan TI berperan sebagai market research, technical sales, dan lain-lain. Contohnya di perusahaan P&G, Unilever, Nestle, Astra, dan lain-lain.

Kolaborasi : Teknik Kimia, Farmasi, Akuntansi, dan lain-lain.

  1. Bidang konsultasi manajemen

Untuk menjadi konsultan di perusahaan asing semacam Boston Consulting Group, IPK cum laude memang menjadi salah satu syarat penting.  Di samping itu, terdapat beberapa perusahaan lainnya, seperti Accenture dan Nielsen Company.

Kolaborasi : Manajemen, Komunikasi, Hukum, dan lain-lain.

  1. Bidang Keuangan (bank dan asuransi)

Misalnya BNI, Bank Mandiri, Bank Niaga, dan sebagainya.

Kolaborasi : Akuntansi, Ekonomi Manajemen, dan lain-lain.

  1. Bidang Sistem Informasi

Banyak alumni TI yang membuka usaha di bidang software house.  Selain itu, lulusan TI juga menduduki posisi staf IT, staf dalam pemasangan sistem informasi.  Perusahaan yang membutuhkan lulusan TI misalnya : SAP Indonesia, Oracle Telkomsel, Pertamina, P&G, dan lain-lain.

Kolaborasi : Teknik Informatika, Sistem Teknologi Informasi, Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Perminyakan, Matematika, Teknik Telekomunikasi, Komunikasi, Teknik Mesin, Teknik Fisika, dan lain-lain.

  1. Bidang Logistik

Contoh perusahaan yang menerima lulusan TI adalah P&G, PT Semen Gresik, dan lain-lain.

Kolaborasi : Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Mesin, Teknik Material, Kimia, Biologi, Fisika, dan lain-lain.

  1. Bidang Manajemen Sumber Daya Manusia

Lulusan TI yang bekerja di bidang ini misalnya di PT Semen Padang, P&G, dan lain-lain.

Kolaborasi : Teknik Kimia, Teknik Elektro, Teknik Fisika, Teknik Mesin, Teknik Material, Kimia, Biologi, Fisika, dan lain-lain.

Sumber :  Mengenal Strategi Masuk dan Program Studi ITB

Dalam rangka ngerjain tugas PKN Kelas Pak Humaryono

February 4, 2010. Uncategorized. 2 comments.

What a coincidence!

Sebelum balik ke Bandung, sempet baca-baca buku harian jaman SMA.  Nggak sengaja nemuin puisi karya Sapardi Djoko Damono.  Baru malem ini kepikiran untuk publish di blog puisi beliau.

Tiba-tiba waktu nggak sengaja nge-klik fb nya si Kukuh (baca: chen2) ada wall dari temennya yang isinya :

UPS! Kamu yakin gak pernah
denger yang satu ini..?“aku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan kata yang tak sempat diucapkan
kayu kepada api yang menjadikannya abuaku ingin mencintaimu dengan sederhana
dengan isyarat yang tak sempat disampaikan
awan kepada hujan yang menjadikannya tiada”
Temui dan ngobrol dengan Penulisnya
di gedung G, Kampus STAN, 6 Februari Jam 09:00!!!Jangan lupa beli buku terbitan anak STAN ‘Koloid’ cuma 15.ooo yippi :)

Nah,lho! Bisa kebetulan banget gini ya…

Wah, jadi pengen liat langsung penulisnya. Hmmm… tapi itu bener-bener nggak mungkin karena tanggal segitu kan ada agenda PM MTI ke desa Cihanjuang.  Lagipula kalopun nggak ada agenda PM MTI,  aku lebih prefer liat itb fair.   Yah, siapa tahu next time ada kesempatan lain.

February 1, 2010. Uncategorized. Leave a comment.

Yakin Sederhana?

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana.

Dengan kata yang tak sempat diucapkan kayu kepada api yang menjadikannya abu.

Dengan isyarat yang tak sempat disampaikan awan kepada hujan yang menjadikannya tiada.

[ Sapardi Djoko Damono ]

February 1, 2010. Uncategorized. 3 comments.

Mau nikah di usia berapa?

Hmmm… dari zaman SMA, udah sering denger pertanyaan semacam ini.  Padahal zaman sekarang, udah bukan zaman nenek-nenek kita dulu, yang menikah di usia belasan.  Rasanya terlalu dini, kalo sejak SMA udah ditanyain kapan mau nikah.

Waktu kelas X SMA, pas jamannya masih les LIA, waktu itu kalo nggak Basic 4, mungkin Inter 1, dapet teacher Mr. Freddy.  Waktu itu Mr. Freddy nanya satu-satu ke anak-anak di kelas, kami akan menikah di usia berapa.  Kami diharuskan menjawab pertanyaan itu bergiliran, dan saat itu aku mendapat giliran di akhir-akhir.  Murid-murid cewek menjawab pada usia 21 hingga 25, beberapa cowok menjawab pada rentang usia 21-25, dan sisa murid cowok lainnya menjawab antara usia 25-28 tahun.  Saat tiba giliranku, dengan santainya aku menjawab, “30,sir.”  Mr. Freddy terdiam sesaat, sebelum akhirnya mengomentari jawabanku, “ Coba kamu pertimbangin lagi, rasanya terlalu tua untuk ukuran wanita menikah di usia 30.  Temen-temen cowok di kelas ini aja target nikahnya paling tua di umur 28 tahun.”

(more…)

January 28, 2010. Unek-Unek. 2 comments.

B B U 2010

Alhamdulillah BBU (Bulan Bakti Ubala) 2010 dapat berlangsung dengan lancar.  Rangkaian Roadshow ke SMA-SMA di Provinsi Lampung ini ditutup dengan sebuah Try Out Akbar yang dihelat di GSG UNILA.  Meskipun pada Try Out kali ini pesertanya tidak sebanyak tahun lalu, tapi insya allah maksud acara yang disuguhkan mengena di hati para peserta. Amiin…^^

BBU 2010 kali ini diketuai oleh boss Bambang Tressando (TI ‘08) yang dengan luar biasa berhasil memimpin pasukannya.  Bahkan, dia rela menempuh 18 jam (lebih malah) bolak-balik Lampung-Bandung karena ada sedikit hambatan terkait urusan akademik dan rasa tanggung jawabnya kepada BBU.  Selain Bambang, ada juga Wakilnya, yaitu Danlap Rizky yang selalu siap menghibur temen2 panitia.  Rizky selalu bisa mencairkan suasana, sehingga seletih apa pun panitia, pasti akan tersenyum kalo Rizky sudah mulai beraksi (baca: berulah),hhe… Juga ada temen2 2008 lainnya, seperti Fira, Yulia, Dwiki, Albed, Pedca, Yasir, Luki, Ralang, Fikri, dan Andri yang bersedia membagi liburannya untuk BBU, nuhun yaak temen2! ^^

Terima kasih juga buat kakak2 2007 yang masih nyempetin untuk ber-Roadshow ria, ada mbak Riris, Kak Azhari, Mbak Yuyut, Kak Depe, Kak Jimmy, Kak David, dan juga Kiyay Prabu yang bahkan rela turun langsung di bagian Ticketing saat TO. Juga untuk Kak Budi (IF’06) yang juga masih bersedia berpartisipasi di BBU 2010, yang mana BBU keempat bagi Kak Budi.

Dan pastinya terima kasih dan kekaguman luar biasa saya kepada temen2 2009 yang bener2 luar biasa bekerja keras banting tulang (lebay,hhe…) untuk menyukseskan BBU kali ini.  Ada Noura, Debby,Kevin, Ridho, Radit, Piska, Fakih, Ghazali, Alan, Husen, Agnes, Eko, Benta, Meta, Wahyu, Bagus, Timmy, Santo, dan Edi.  I’m so proud of you, guys!  Kalo ada yang namanya belum kesebut maaf ya…

Terima kasih juga untuk para sponsor (NF, GMP, GGP) dan pihak-pihak yang juga telah berpartisipasi untuk menyukseskan acara ini.  Kak Rio is the best, mantaplah Training nya, sayangnya saya nggak bisa ngikutin full.

Terima kasih… saya cuma bisa ngucapin terima kasih…

BBU 2010 kali ini bener-bener terasa manis…

January 25, 2010. KAMPUS-ku. Leave a comment.

M A B I T di PUSDAI

Seusai “Api Kita Sudah Menyala” kumpul angkatan TI 2008, sekitar jam setengah 9an saya, Mitha, Ajeng, dan Hanna meninggalkan rumah Diandra dan menuju ke Balubur.  Yak, si Mitha ngidam pecel lele.  Kronis banget ngidamnya.  Dan Ajeng ngidam Sate Padang.

Pas melintasi jalan Taman Sari depan Kebon Binatang, terlihat segerombolan anak-anak usia SD hingga SMA dengan berbusana muslim dan membawa obor menyemarakkan suasana menyambut Tahun Baru Hijriyah. Tiba-tiba jadi keinget rumah, keinget sama rombongan anak-anak Putak waktu lagi takbiran. Dan tiba-tiba jadi keinget ajakkan untuk Mabit di Pusdai. Padahal tadinya sama sekali nggak kepikiran untuk berangkat.  Tanpa pikir panjang aku langsung ngajakin Mitha, Hanna, dan Ajeng.  Gayung pun bersambut, Hanna setuju dan antusias banget buat berangkat Mabit.  Walopun kita berdua sama sekali nggak tahu lokasi persisnya Pusdai di sebelah mana.

Jam 21.30 kita nyampe kosan masing-masing.  Tanpa mandi (nggak sempet dan udah malem, hehe….) aku dan Hanna berangkat ke PUSDAI.  Jam 22.00 teng kita ninggalin kosan dengan diiringi bunyi gerbang kosan digembok sama ibu kos.  Dari Simpang kami berjalan ke Sumur Batu, tapi setelah hampir mencapai Gerbang Belakang ITB pun, angkot Caheum-Ledengnya nggak ada yang nongol satu pun.  Di tengah kepanikan dan sempet kepikiran untuk order Taxi, nyari ojek, atau jalan kaki ke Pusdai, tiba-tiba melintaslah angkot Caheum-Ledeng.  Eh, tapi angkotnya nggak berhenti.  Akhirnya terjadi adegan konyol aku dan Hanna ngejer-ngejer angkot deh.  Untungnya angkotnya akhirnya berhenti juga.  Masalah kedua, kita nggak tahu persisnya Pusdai di sebelah mana dan heloo…ini malem, gelep euy, makin repot deh. Hehe… Alhamdulillah kita tetep nyampe Pusdai (sebenernya tempatnya memang nggak susah buat dicari kok, hehe…).

Loh, aku dan Hanna baru aja nyampe, tapi orang-orang udah pada bubar.  Rameee bangeeet.  Bener-bener nggak nyangka serame ini.  Sesi Ustadz Yusuf Mansyur nya udah selesai.  Ya nggak papa, aku dan Hanna memang niatnya mau MABIT.  Pure, bukan karena ada ustadz X,Y,Z nya.  Lebih tepatnya sih kita memang nggak tahu pengisi acaranya siapa aja,hehe.  Lumayan sulit nyari space kosong yang pe-we karena yang pe-we pasti udah ditempatin duluan sama orang.

Setelah dapet tempat dan tadarusan beberapa saat, aku dan Hanna keluar lagi.  Hanna kelaperan.  Aku kehausan.  Dan di luar jangan ditanya, berbagai jenis dagangan lengkap berjejer.  Mulai dari jilbab Rabbani, bross, siomay, lumpia basah, cuanki, dll.  Akhirnya aku dan Hanna makan cuanki.  Hmm…pinter banget pedagangnya, semua harga-harga dinaikin, muahaaalll….

Jam 12 an aku dan Hanna kembali ke masjid, kali ini kita milih untuk naik ke lantai 2.  Wah, ternyata penuh juga.  Setelah dapet tempat pe-we dan tadarusan, aku dan hanna langsung mengambil posisi tidur.  Tidur satu setengah jam, walaupun terasa singkat, tapi lumayan banget.  Sekitar jam 2, kami mengambil wudhu.  Subhanallah, antriannya panjang banget.  Seneng sempet ketemu temen-temen ITB lainnya, ada Putri TL’08, Dwina TL’08, Mulia SI’08, dan Kak Santi TK’07.

Yang ditunggu-tunggu akhirnya pun tiba, ^^ sholat tahajud berjama’ah.  Subhanallah, luar biasa banget.  Alhamdulillah banget dikasih kesempatan buat ikutan sholat tahajud bareng gini.  Seumur hidup, baru kali ini ngerasain tahun baru yang berkesan banget.  Bukan dengan kembang api, bukan dengan hura-hura.  Tapi, lebih kepada evaluasi diri, lebih kepada mengingat Allah.  Dan kalau boleh jujur, yap, itu jauh lebih berkesan dan bermakna. ^^

December 18, 2009. I.S.L.A.M.. 8 comments.

[TI 2008] Api Kita Sudah Menyala

Awalnya sempet kepikiran untuk nggak ikut kumpul angkatan, soalnya beberapa kali kumpul angkatan terakhir sepi terus.  Jadinya mengecewakan, dan sayanya malah jadi ikut-ikutan males.  Apalagi abis ujian Mavek, terus ada jeda 2 jam yang nanggung, mau pulang nggak keburu, kalo nggak pulang nge-GEJE di kampus. Hehe, tapi untungnya bisa ke sekre Ubala si.  Dan di sekre terhibur dengan kekocakkan cowok2 Ubala yang heboh gara-gara nonton Go Kong alias Kera Sakti. Dan akhirnya kita malah ngalor-ngidul ngomongin permainan tradisional anak-anak, mulai dari Gobak Sodor, Dempo, Angkaliung, dll.

Back to topic, hehe, awalnya sempet nggak ngeh dengan jarkom angkatan tentang “Api Kita Sudah Menyala”.  Sekarang baru sadar, ternyata keren banget maknanya. Dan akhirnya karena bujukan Atya dan Hanna, saya mutusin buat dateng.  Alhamdulillah banget saya ikut, kalo nggak ikut pasti nyesel berat. Hehehe…

Acara kumpul angkatan edisi special ini sendiri merupakan idenya Nicko.  Tujuannya untuk menstabilkan angkatan.  Dan, waw, kalo boleh jujur sebenernya angkatan kita udah cukup stabil, walaupun nggak bisa dipungkiri kalo yang namanya GAP atau semcam cluster2 di angkatan tetep ada.  Tapi, dengan diadakannya kumpul-kumpul gini menurut saya lumayan efektif buat mengikis batas-batas dari tiap cluster itu sendiri.

“Api kita sudah menyala” diselenggarain di rumahnya Diandra di Setia Budi deretannya Suis Butcher.  Acara diawali dengan sholat Maghrib berjama’ah yang diimami oleh Bambang, kemudian dilanjutkan makan nasi tumpeng bareng secara barbar.  Acara bakar-bakarannya sendiri diadain di halaman belakang rumah Diandra.  Dan yang mengharukan ternyata selain bendera-bendera MTI dibawa, pohon komitmen angkatan 2008 juga dibawa.  Ditemani hangatnya api unggun, kami duduk bersama di atas rerumputan.  Pembicaraan mengenai berbagai masalah di angkatan pun diangkat secara terbuka. Secara spontanitas, Reza, Ketua Angkatan, pun didaulat menjadi moderator.

Berbagai pembicaraan mengenai GAP, cluster, dan stabilitas pun terus mengalir.  Walaupun ending-endingnya jadi agak OOT ketika masalah asmara di angkatan antara “A” dan “G” mulai disinggung-singgung. Hmm… kalo bapak-ibu saya pernah bilang istilah cinlok sejurusan gini namanya “In breeding”.

Sekitar jam 8an Bambang pamitan.  Pas pamitan Bambang sempet nyampein beberapa patah kata yang mengena banget.  Intinya, kita jangan Cuma bisa hura-hura, satu hal penting yang harus kita inget adalah kematian.  Buat saya itu mengena banget.  Di tengah hingar-bingar celoteh anak-anak tentang masalah angkatan dll yang berbau duniawi, omongan Bambang seolah-olah menjadi oase. ^^

Nggak lama dari itu, acara ditutup dengan menyanyikan lagu angkatan dan avanti MTI bersama dengan posisi mengelilingi api unggun.  Meskipun capek, tapi bukan berarti mengurangi semangat untuk ber-avanti.

Avanti MTI

Alaris corscha

Pre siempre viva

Pre siempre viva

Avanti MTI

Alaris corscha

Pre siempre viva

Thriumph vera hu ha ha…

Always unity forever we are

Always unity whenever we are

Always unity wherever we are

Viva la MTI et la libertat, hey!

December 18, 2009. KAMPUS-ku, Konco-Konco. Leave a comment.

Nemu Lirik2 Lagu Dharma Wanita LOEDROEK ITB (2)

ini dia lirik lagu2 yang dibawakan oleh para ibu2 Dharma Wanita Loedroek ITB

  1. Mencontek (Hapus Aku by Nidji)

Pandang semua kondisi

Kondisi di ruang ujian

Ku.. lihat dia terlena

Saatnya beraksi

Bridge: Tulis semua jawaban

Yang kucontek dari teman

Dan lihat mata pengawas

Apakah ke arahku

Reff: Maafkan aku Tuhan

Aku belum belajar

Biarkan aku.. aku

Buat dosa

Tolonglah aku teman

Aku belum belajar

Berikan aku.. aku

Jawabanmu

Mata.. si pengawas

Mulai melirik ke arahku

Dan.. aku mulai gelisah

Ku menunduk saja

Bridge: Wahai pengawas ujian

Biar ku tulis jawaban

Ku tahu dulu dirimu

Juga sering begitu

Reff: Bantulah aku Tuhan

B’ri jawaban yang benar

Kucontek teman.. teman

Kiri – kanan

Terima kasih teman

Atas semua jawaban

Agar diriku.. aku

Tidak ngulang..

  1. Judul TA-ku yang Kedua (Jadikan aku yang kedua by Astrid)

Jika lulusku tertunda

Masalahnya ada pada TA

TA yang pertama tidak diterima

Padahal udah beres bab lima

(obrolan)

Jika aku pasrah saja

Aku malu pada orangtua

Aku ganti TA aku ganti tema

Maka kubikin judul kedua

Reff: Judul TA-ku yang kedua

Membuat lulusku tertunda

Pengin Juli, tidak jadi

Oktober pun belum pasti

(Tertunda.. Tertunda.. Tertunda.. hey… Tertunda..)

Hasrat tuk cepat wisuda

Akhirnya kandas di tingkat lima

Tetapi diriku tetap berusaha

Cepat lulus agar cepat kerja

Jika aku pasrah saja

Aku malu pada orangtua

Aku ganti TA aku ganti tema

Bikin TA sampai yang kelima

Reff:    Judul TA-ku yang kelima

Inilah TA yang diterima

Bulan depan.. diwisuda

Siap-siap ke Sabuga

Akhirnya aku diwisuda

Langsung dapat tawaran kerja

Calon sudah siap nikah

Jadwal kawin di Empat Mata??

(………)

Akhirnya aku diwisuda

Langsung dapat tawaran kerja

Calon sudah siap nikah

Jadwal kawin di depan mata

(yang kedua.. yang kelima.. diterima…)

http://loedroek.itb.ac.id/

December 15, 2009. Guyonan. 2 comments.

Nemu Lagu2 gubahannya Dharma Wanita LOEDROEK ITB

Lagu asli : Seurieus (Bdg, 19 Okt)
Lagu DW by: Faser & Abas

Jomblo Adalah Pilihan

Malam minggu di kosan
cuma duduk sendiriiian
mengerjakan laporan
syarat ikut ujiaaan

*Melody*

Nggak sempet kepikiran
tuk ngegebet kecengaaan
benak berangan-angan
kapan bisa pacaraaan oh…
Reff:
S’gala upayaku
nggebet kecenganku
kandas selalu
habiskan uangku
turunkan IP ku
oh Ibu…
(2x)

oh jomblo…
itu bukanlah kutukan
oh jomblo…
adalah pilihan

*Melody lagi*
Mbalik nang reff

Jomblo bukan kutukan
Jomblo itu pilihan

Lagu asli : Samson (Naluri leleaki)
Lagu DW by: Abas & Anang

Naluri Swasta

Aku adalah swasta
Yang tak pernah lelah
Mengulang kuliah
Aku adalah swasta
Yang selalu gundah
Menunggu wisuda….ku
Oh.. oh.. oh…
*
Aku adalah swasta
Yang pantang menyerah
Mengerjakan TA
Aku adalah swasta
Yang selalu ingin
Dibuai pembimbing…ku

Jangan marahi aku
Jangan habisi aku
Jangan revisi aku
Agar aku cepat lulus
Agar aku cepat kerja
Agar aku bisa cepat kawin oohhhh….

Naluriku sebagai swasta
Membuatku menginginkan
Berjuta nilai A di transkripku oh…
Naluriku sebagai swasta
Membuatku merindukan
wisuda di..i sabuga

Back to *

Lagu Asli : Letto – Sampai Nanti Sampai Mati
Lagu DW by ‘99 ‘00

1.

kalau kau pernah cinta mati…. sama

kalau kau pernah patah hati…. aku sering kali

berulang kali…. aku nyatakan lagi

tanpa basa-basi….. kepadanya

ditolak lagi….. kuu tak peduli

kalau kau kejar cintamu…. kalut

kalau kau ditolak lagi…. cariii cowok lain

(a)tetap semangat… berburu lelaki… di setiap prodi

sampai dapat….. atau mati

siapa bilang… hanya kaum lelaki

cewek juga…

juga bisa… nyatakan isi hati

hari gini!!!

2.

kalau kau suka anak arsi  … sama

kalau ama anak farmasi  … udah berkali-kali

dan sering kali anak biologi … juga planologi

seni murni … sampai ti

uu .. akuntansi

kalau kejar anak sbm … susah!!

kalau kau ditolak lagi .. jangan ke alkateri..

(b)tetap semangat… berburu neng geulis

di  setiap prodi sampai dapat …

atau mati

jarang memang kalo geodesi

jarang memang…

apalagi anak geologi

apalagi…

(a)(b)

sampai mati….

http://loedroek.itb.ac.id/

December 15, 2009. Guyonan. Leave a comment.

Next Page »