Tentang Teknik Industri (dalam rangka tugas calon panitia ITB Fair 2010)


  1. 1. Alasan memilih program studi Teknik Industri :

Saya memilih program studi Teknik Industri karena saya merasa TI sesuai dengan karakter saya, yaitu menguasai berbagai ilmu, tidak secara vertikal (mendalam), melainkan secara horizontal (meluas).  Di prodi TI, cakupan ilmu yang dipelajari cukup luas, meliputi manajemen, akuntansi, logika pemrograman, ergonomi, material, elektro, mesin, dan bahkan psikologi.

  1. 2. Hal-hal menarik dari keprofesian Teknik Industri :

Sama seperti ilmu engineering lainnya, pola pikir dan prisip-prinsip TI juga berakar pada kelimuan teknik, yaitu proses perancangan (design). Namun, objek yang dirancang bukanlah suatu objek nyata seperti jembatan, pesawat terbang, gedung, atau objek nyata lainnya, melainkan suatu sistem terintegrasi yang terdiri dari manusia, mesin, material, energi, dan informasi.  Oleh sebab itu, lulusan TI cenderung memiliki prospek kerja yang sangat luas.  TI ITB berbasis pada manufaktur, tidak seperti TI di Universitas lainnya yang berbasis pada manajemen.  Inilah yang menjadi keunggulan TI ITB.

  1. 3. Peran keprofesian prodi Teknik Industri untuk dunia hingga saat ini :

Peranan TI untuk dunia hingga saat ini adalah mendesain suatu sistem terintegrasi dimana di dalamnya terdapat manusia, mesin, material, energi, dan informasi.  Ilmuwan-ilmuwan TI sendiri saat Perang Dunia II secara diam-diam digunakan oleh Amerika Serikat untuk meneliti perencanaan, metode produksi, dan logistik perang dengan hasil mengembangkan sejumlah teknik untuk pemodelan dan prediksi solusi optimal.  Selain itu, keprofesian TI sendiri menawarkan solusi optimal yang diperoleh dengan cara meninjau masalah secara terintegrasi sesuai dengan ilmu yang dikuasai untuk memecahkan berbagai masalah di suatu pabrik/perusahaan.

  1. 4. Manfaat keprofesian prodi Teknik Industri untuk masyarakat Indonesia:

Ilmu-ilmu dari keprofesian Teknik Industri dapat diterapkan dalam masyarakat Indonesia, baik guna mengembangkan dan memajukan pabrik/perusahaan besar, maupun UKM.  Dari pihak MTI sendiri telah berkontribusi untuk masyarakat Indonesia melalui MTI-Consulting, yaitu dengan memberikan jasa konsultan gratis bagi UKM untuk mencari solusi dari permasalahan yang ada guna meningkatkan taraf UKM tersebut.

  1. 5. Yang akan saya lakukan bila telah menjadi seorang yang ahli dari keprofesian TI:

Saya ingin berusaha menciptakan lapangan pekerjaan, agar masyarakat Indonesia, terutama para wanita tidak perlu menjadi buruh/pembantu di negeri orang.  Selain itu, saya ingin berusaha memperjuangkan kesejahteraan buruh di Indonesia yang selama ini terlupakan.

  1. 6. Permasalahan di sekitar ITB :

Masih rendahnya kemampuan dan kemauan belajar anak-anak SD kurang mampu di sekitar ITB.  Hal ini saya ketahui, setelah saya mengikuti kegiatan MTI-Adik Asuh.  Saat mengajar anak-anak tersebut, saya cukup terkejut mendapati sebagian besar anak-anak tersebut masih belum menguasai perkalian dan pembagian, padahal mereka telah menginjak kelas V SD. Sangat miris sekali, padahal mereka harus berusaha agar dapat diterima di SMP Negeri untuk mengurangi beban ekonomi orang tua mereka.  Namun, dengan kemampuan yang mereka capai saat ini, rasanya agak mengkhawatirkan.

  1. 7. Deskripsi umum ITB Fair :

ITB Fair merupakan acara dwi tahunan ITB dimana semua program studi di ITB, baik secara masing-masing ataupun dengan cara berkolaborasi untuk mengaplikasikan ilmu yang dimiliki untuk masyarakat.  ITB Fair mempersembahkan berbagai karya yang merupakan buah pemikiran dari segenap civitas akademika ITB.  Namun, yang pasti, ITB Fair pasti akan menjadi sebuah acara yang tidak hanya dinantikan oleh segenap civitas akademika ITB saja, tetapi juga masyarakat luar.

6 Responses so far »

  1. 1

    Darwinho said,

    siiip….

  2. 2

    Mira said,

    Hidup TI,ndo!
    hehehe

  3. 5

    ratih KD said,

    menarik, mir
    Agar para wanita gak jadi buruh di negeri orang
    Sugab, sugab

  4. 6

    miraayuningtyas said,

    iyo, teh

    berharap kalo sudah besar nanti bisa berbagi rezeki dgn membuka lapangan pekerjaan untuk org lain

    (lha bukannya skrg jg aku udah besar? lha terus piye?hehehe…masih blm mampu saat ini)


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: