Nanti Rotinya Nangis T_T


Pagi ini, jam 10 ada janji sama temen-temen kelompok praktikum Prosman untuk kumpul dulu sebelum presentasi.  Udah jam 10, tapi belum ada anak-anak di Tambat, yang keliatan baru Meu.  Akhirnya aku dan Meu ke Tokema nyari sarapan. Setelah membayar Sandwich yang kubeli, aku dan Meu kembali menuju ke Tambat (baca : Taman Batu).  Ternyata di Tambat sekarang udah ada si Mike.  Sembari menunggu Boby dan Monic, aku menyantap sandwich yang telah kubeli.  Selang beberapa lama kemudian, aku menemukan adanya rambut terselip di dalam sandwich tersebut.  Aku pun mencoba menyingkirkan rambut tersebut.  Ternyata rambut itu sangat panjang.  Dan tiba-tiba saja selera makanku hilang.  Roti yang tersisa memang tidak terlalu banyak.  Aku pun membungkus sisa sandwich yang tidak kuhabiskan.  “Kok nggak dihabisin, Mira?” tanya Meu.  “Ada rambutnya, Meu, panjang,” jawabku.  “Nanti rotinya nangis, lho, Mira.  Rambutnya dibuang aja, terus rotinya dimakan,” Mike menimpali.  Sambil meringis, aku cuma bisa menjawab, “Iya si Mike, tapi udah nggak selera mau makannya lagi.”  Akhirnya aku pun membuang sisa sandwich itu ke tong sampah di tambat.

Tadi sekitar jam 3an nonton Arirang, dan ada semacam sosial iklannya arirang yang nayangin betapa dalam seharinya ada begitu banyak sisa makanan dibuang.  Banyak banget.  Dan untuk menghancurkan atau mengolah sisa makanan itu, juga dibutuhin tenaga dan biaya yang nggak sedikit.  Sementara di Afrika sana ada begitu banyak anak-anak yang menderita kelaparan kronis.  Sangat mengenaskan, hanya tulang terbalut kulit.  Seketika rasa nyeri menjalari dada saya (agak lebay memang bahasanya, tapi ini kenyataan).  Saya merasa bener-bener berdosa udah nyia-nyiain makanan tadi.  Dan selama ini saya makan nasi juga sering nggak abis.  Makanya saya lebih suka makan di kosan, beli lauknya aja.  Jadi, nasinya bisa disesuain sama porsi saya.  Maafin saya ya Allah, udah nyia-nyiain roti yang saya makan hari ini dan juga makanan-makanan yang nggak saya habisin sebelum-sebelumnya.

Pesan Moral (sotoy pisan ala Mira) hari ini : “Kalo kamu belum bisa ngasih makan orang, at least jangan buang-buang makanan yang kamu punya.  Tapi, bisa berbagi dengan sesama, itu rasanya jauh lebih menyenangkan.”

3 Responses so far »

  1. 1

    Possibly related post nya kok blog ini juga ya.
    Blog nya ganti rupa lagi mir, hmm…

    Intinya:
    Berbagilah jika punya makanan.

  2. 2

    Bambang said,

    nah lho.. yang suka nyisa makannya..

  3. 3

    miraayuningtyas said,

    @ Albed : iya bed, gak tau ni, lg iseng diganti2 mlulu,

    iya, bed, tenang aja

    @ Bambang : iya, bang, parah banget ni saya T_T


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: