Visit GARUT (Part 1)


Sabtu, 27 November 2010

Berbekal sebungkus biskuit Togo (karena belum sempet sarapan), jam 6 pagi aku meluncur ke kosan  anin.  Wah, ternyata bapak supir taksinya udah dateng.  Jadi, nggak enak, hehehe.  Terus akhirnya kita meluncur jemput Asri yang lagi nyangkut di warnet dalam rangka ngupload tugas.  Dari situ kita langsung meluncur ke BTC, soalnya keluarganya Anin bakal jemput kita di BTC.  Jalur Taman Sari bener-bener terlarang untuk dilewatin pagi ini.  Soalnya macet parah, berhubung ada USM 1 ITB.

Sekitar jam 07.30, orang tuanya Anin dateng dan kita pun langsung meluncur menuju GARUT.  Di mobil, ibunya nunjukkin rundown acara liburan hari Sabtu ini dan Minggu besok.  Wow, saya sampe terkagum-kagum, ibunya Anin prepare banget.  Ibunya Anin sendiri sebenernya belum pernah dateng ke tempat-tempat yang akan kita kunjungin.  Tapi, ibunya Anin udah prepare banget, udah ngumpulin info-info segitu lengkapnya.

1. First Destination WATERBOOM Sabda Alam

Wah, Selain ada waterboom, di tempat ini ada penginapan, flying fox, bahkan ada roller coasternya juga, lho. Harga tiket masuknya Rp 35.000,- orang.  Tapi, untuk orang-orang yang tinggi badannya di bawah 80 cm gratis.  Waterboomnya lumayan luas dengan beberapa pilihan wahana prosotan air, mulai dari yang tinggi dan nyeremin abis, sampe yang pendek, ecek-ecek, dan ngga licin (sampe-sampe biar bisa merosot harus ngesot-ngesot).  Selain itu, juga ada ember tumpah, goa singa, pancuran kuda laut yang bisa memberi efek memijat, dan lain-lain.  Menariknya air di sini hangat dan alami lho.  Airnya juga terus mengalir, bukan seperti air-air yang statis seperti di Waterboom-waterboom lain.  Bahkan air untuk bilasnya panas banget, sampe-sampe jadi nggak bisa bilas secara langsung di bawah pancuran saking panasnya.

Rekomendasi : Tempat ini menarik banget buat dicoba, letaknya nggak begitu jauh dari pusat kota Garut. Tapi, kalo mau dateng mendingan pagi-pagi.  Kalo siang udah panas, nggak enak.

2. Mulih Ka Desa

Sehabis basah-basahan di air, perut pun menjadi lapar.  Next destination, kami menuju ke Mulih Ka Desa. Tempat ini semacam resto kaya Sapu Lidi.  Tempat ini menawarkan suatu suasana kampung, sehingga pengunjungnya bisa merasakan sensasi pulang ke desanya.  Penginapan yang disediakan lumayan banyak.  Berberntuk rumah-rumah mini di tengah sawah.  Sawahnya si sawah buatan.  Selain itu juga ada restonya.  Nah, kita bisa milih mau makan di pondokan di atas kolam sambil liat ikan-ikan di bawahnya, atau di pondok deket sawah dengan dua ekor kerbau sebagai viewnya.  Kami memilih makan bareng si kerbau, hehehe.  Selain itu, di deket si kerbau juga ada wahana permainan anak-anak, seperti ayunan, prosotan, jungkat-jungkit.  Wah, menarik banget, tapi sayang, anak-ana yang main di situ betah banget, nggak pergi-pergi, jadinya saya nggak bisa maen. Hehehe… Dasar mira bocah 20 tahun!

Kalo dari segi makanan sih sebenernya biasa aja, standard lah.  Di sini yang dijual memang suasananya.  Tapi, yang bikin tempat ini semakin unik, piring-piring dan gelas-gelasnya terbuat dari bahan kaleng.  Persis kayak jaman-jaman baheula.  Wah, masih ada ya piring model begitu.  Teh tawarnya juga OKE banget! Warnanya pekat, tapi nggak pahit. Selain dapet welcome drink teh tawar, pihak resto juga ngasih free singkong goreng.  Woah…singkong gorengnya maknyuus…

Rekomendasi : Kalo memang yang  dicari pengen lihat suasana, tempat ini cocok untuk dijadikan tempat berlibur.  Soalnya, kalo dari segi makanan, makanan di tempat ini relatif sama, sama makanan-makanan di tempat lain.  Rasanya juga kurang nendang.

3. Kawah Kamojang

kawah berecek (dok.aposwbg)

Kawah Kamojang ini terletak di perbatasan antara Garut – Majalaya.  Kurang lebih sekitar 40 km dari kota Bandung.  Menariknya, di tempat ini selain dijadikan sebagai objek wisata, tetapi juga dimanfaatkan sebagai PLTG (Pembangkit Listrik Tenaga Geothermal) oleh Pertamina.  Jadi, jangan heran kalo di sepanjang jalan kita bakal melihat pipa-pipa besar.  Eits, tapi jangan sembarangan pegang pipa-pipa ini ya.  Soalnya bahaya, panas dan bertekanan tinggi.  Di sana juga ada pabrik Pertamina yang menjulang besar.  Kalo dari arah Bandung, perjalanan yang ditempuh tidak begitu berat medannya.  Yang berat medan menuju kawahnya, bener-bener berbatu.  Tiket masuknya cukup murah, sekitar RP 2.000,- per orang.  Kawah pertama yang akan terlihat adalah Kawah Manuk.  Wah, kawah ini subhanallah cantiknya.  Hamparan kabut putih laksana awan melayang di atasnya.  Negeri di atas awan nih, hehe.

Tidak jauh dari Kawah Manuk, ada Kawah Berecek yang juga nggak kalah cantik.  Uniknya di atas kawah berecek, ada bagian yang di atasnya berupa gundukan tanah, tidak semuanya lautan kawah.  Dan di atas tanah itu tumbuh sejumlah tanaman.  Subhannallah.  Bila masuk lebih dalam lagi, kita bisa menyaksikan Kawah Stik Gas, Kawah Kereta, dan sebuah kawah lagi (saya lupa namanya).  Paling unik Kawah Kereta, hanya berupa suatu kepulan asap yang menyembul dari sebuah pipa dengan bunyi yang cukup bising (keliatannya mirip asap yang keluar dari cerobong kereta).  Uap ini cukup panas, sekitar 140 derajat Celcius. Kata Ibunya Anin, sebenarnya ada sekitar 40 kawah di areal kawah Kamojang ini.  Tapi, nggak mungkinlah semuanya mau dikunjungin.  Berhubung hari sudah sore dan gerimis mulai membasahi, akhirnya kami menyudahi tour hari ini dan bergegas ke resort yang sudah dibooking.

Rekomendasi : Menarik banget ya buat dikunjungin, walopun jalan menuju ke kawahnya cukup berbatu.  Sayangnya daerah wisata ini belum begitu dikembangkan seperti Kawah Putih Ciwidey ataupun Tangkuban Parahu.  Enaknya sih pengunjungnya nggak begitu rame.  Tapi, mesti hati-hati, soalnya kawah di sini bener-bener masih pada aktif. Jadi, jangan terlalu dekat sama kawahnya, takutnya tanah yang kita pijak ambrol karena ternyata di bawahnya ada kawah.

4. Sari Papandayan Resort & Agrotourism

Tempatnya lumayan jauh si dari pusat kota Garut.  Tapi, meskipun jauh, tempat ini worthy banget buat dikunjungin.  Waktu turun dari mobil dan menginjakkan kaki di tempat ini, cuma bisa bilang subhanallah berkali-kali. Luar biasa cantiknya tempat ini dan pemandangan yang bisa terlihat dari tempat ini.  Resort ini terletak di antara Gunung Papandayan dan Gunung Cikuray.  Resort ini sebenernya nggak terlalu besar, cuma ada 5 buah rumah untuk stay.  Selain itu, keunggulan dari resort ini adalah adanya perkebunan strawberry, sawah mini dengan saung-saung di tengahnya, dan restauran di atas kolam yang terlhat romantis, hehe.  Selain itu, juga ada ayunan dan jungkat-jungkit yang bisa digunakan anak-anak untuk bermain (anak usia 20 tahun seperti saya juga bisa). Dan pastinya tempat ini dipenuhi dengan berbagai tanaman-tanaman cantik yang menyejukkan mata. Rumah (semacam bungallow)  tempat stay nya sendiri nggak kalah menarik.  Setiap rumah dinamai dengan nama-nama bunga yang tumbuh di Gunung Papandayan, misalnya Edelweis, Puspa, dan Cantigi (yang duanya lagi saya nggak tahu).  Kami menginap di Edelweis yang terdiri dari dua kamar.  Yang menarik, salah satu kamar mandi dari rumah ini berupa kamar mandi outdoor, terbuka, tapi tentunya dibatasi tembok, jadi cuma atapnya doang yang terbuka.  Selain ada bathub buat berendam, juga ada semacam kolam mininya.  Kamar mandi di kamar yang satunya (yang saya, Anin, dan Asri tempati) juga nggak kalah menarik karena dilengkapi dengan bathub extra large yang bisa dipake berendem empat orang.

ayunan di sari papandayan resort (dok.aposwbg)

Rekomendasi : Tempat ini bener-bener wajib untuk dikunjungin.  WAJIB banget! Keindahannya nggak usah ditanya. Kalo mau berkunjung ke sini wajib bawa jaket.  Soalnya dingin banget.  Kalo perlu bawa selimut sendiri, jadi selimutannya dobel.  Satu hal lagi yang wajib dicoba, sate domba muda dari restauran ini.  Mantep tenan, rek.

sari papandayan resort

Yak, sekian kisah liburan ke Garut hari pertama.  Malemnya cukup tepar, nggak heran baru jam 9an saya udah terkapar di tempat tidur.  Terjepit di antara si Asri dan Anin. Nasib…nasib…

2 Responses so far »

  1. 1

    gaol said,

    permisi,,mau tanya,,,tau nomor telepon kos-kosan daerah PGE kamojang???thx

  2. 2

    Kota Garut said,

    Hello, i think that i saw you visited my blog so i came to
    “return the favor”.I’m attempting to find things to improve my website!I suppose its ok to use some of your ideas!!


Comment RSS · TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: